Blitar – Sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan Pelatihan Komunikasi Inklusif dan Bahasa Isyarat bagi tenaga kesehatan serta pegawai rumah sakit.
Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Budiyanto, M.Pd., pakar pendidikan inklusif sekaligus Kepala Pusat Unggulan Iptek (PUI) Disabilitas Universitas Negeri Surabaya (UNESA), sebagai narasumber utama. Pelatihan diikuti oleh enam orang peserta yang merupakan perwakilan dari RSUD Mardi Waluyo dan dipersiapkan menjadi agen pelayanan yang mampu mendukung terwujudnya layanan kesehatan yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Dalam paparannya, Prof. Dr. Budiyanto menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan yang inklusif tidak hanya ditujukan bagi penyandang hambatan pendengaran, tetapi juga harus mampu mengakomodasi kebutuhan penyandang hambatan penglihatan, disabilitas fisik, disabilitas intelektual, maupun disabilitas psikososial. Menurutnya, setiap pasien memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah diakses, nyaman, aman, dan menghargai martabat setiap individu.
Pada sesi pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai komunikasi inklusif, etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas, serta pengenalan bahasa isyarat dasar yang dapat diterapkan dalam pelayanan kesehatan sehari-hari. Selain itu, peserta juga mengikuti praktik dan simulasi komunikasi untuk meningkatkan keterampilan dalam memberikan pelayanan yang efektif dan humanis.
Pelatihan ini merupakan rangkaian program pengembangan kompetensi yang tidak berhenti pada pertemuan tatap muka. Selanjutnya, keenam peserta akan mengikuti pelatihan lanjutan secara daring melalui Zoom untuk memperdalam materi yang telah diberikan. Setelah seluruh rangkaian pembelajaran selesai, peserta akan mengikuti ujian kompetensi sebagai tahap akhir. Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikat sebagai bukti kompetensi dalam bidang komunikasi inklusif dan bahasa isyarat.
Melalui kolaborasi bersama UNESA, RSUD Mardi Waluyo terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan inklusif. Harapannya, setiap pasien, tanpa memandang kondisi fisik maupun ragam disabilitas yang dimiliki, dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, setara, dan mudah diakses.
Berita Populer
by Administrator | 24 Jun 2021
by Administrator | 23 Jul 2020
by Administrator | 26 Aug 2020
by Administrator | 14 Nov 2020
by Administrator | 29 Feb 2024
by Administrator | 16 Jul 2021