x
Dikirim oleh adminmardiwaluyo pada 26 June 2021

Di tengah gencarnya langkah pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di masyarakat, salah satunya dengan pelaksanaan vaksinasi bagi seluruh elemen masyarakat. Vaksin Covid-19 yang diberikan secara bertahap menjadi harapan baru untuk menekan laju pertambahan kasus Covid-19 dan membuat masyarakat lebih terlindungi.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, hingga saat ini telah membagi tahapan program vaksinasi nasional menjadi tiga tahapan. Pada tahapan pertama, Kementerian Kesehatan menyasar sebanyak 1,4 juta tenaga kesehatan, kemudian tahap kedua secara paralel menyasar sebanyak 21,5 juta lansia dan 17,4 petugas pelayanan publik. Kemudian pada tahapan ketiga menyasar 141,2 juta masyarakat rentan dan masyarakat umum sesuai dengan pendekatan klaster.

Untuk memberi rasa aman pada masyarakat mengikuti vaksinasi Covid-19, khususnya yang memiliki penyakit penyerta, RSUD Mardi Waluyo terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya para pasien penyakit jantung. Sosialisasi yang diikuti sekitar 60 pasien jantung ini digelar pada hari Jumat, 25 Juni 2021 di klinik Jantung RSUD Mardi Waluyo dengan narasumber dr. Rina Yuda Novira Sp.JP.

Para peserta sosialisasi dibekali beberapa materi terkait vaksinasi Covid-19, mulai dari kerja vaksin hingga resiko bagi yang tidak menjalani vaksinasi. Pasien jantung yang terinfeksi virus Covid-19 berisiko tinggi mengalami pemburukan, bahkan meninggal dunia. Oleh karena itu, pasien jantung perlu mendapatkan vaksinasi Covid-19. Namun, tidak semua pasien jantung bisa diberi vaksin Covid-19. Pasalnya, ada beberapa kondisi tertentu yang perlu diperhatikan oleh pasien.

Sesuai rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Kardivaskular Indonesia tanggal  15 Januari 2021, berikut pasien jantung yang aman memperoleh vaksin:

  • Pasien gagal jantung kronik yang stabil/ tanpa gejala dalam 3 bulan layak untuk di vaksin;
  • Tekanan darah < 140/90 dapat menerima vaksin covid-19;
  • Pasien jantung koroner yang sudah dilakukan revaskularisasi lengkap (stent/ bypass) tanpa gejala dalam 3 bulan layak di vaksin.

Jika Anda telah mendapat jadwal untuk menerima vaksin COVID-19, tapi Anda memiliki penyakit jantung tertentu, segera konsultasikan dengan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah sebelum pemberian vaksin.

Namun perlu diingat bahwa vaksin Covid-19 tidak membuat kita kebal 100%. Untuk itu jangan lupa juga untuk selalu menerapkan protokol kesehatan ketat dengan mematuhi aturan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak) sebelum dan setelah vaksinasi COVID-19.

Salam Sehat.