x
Dikirim oleh adminmardiwaluyo pada 19 May 2020

Setelah mengikuti tahapan seleksi rekrutmen penerimaan tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan penanganan covid-19 RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Senin, 18 Mei 2020, sebanyak 25 orang relawan mengikuti orientasi di aula RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Pembukaan orientasi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta orientasi.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dibuka oleh Wakil direktur pelayanan dan penunjang medik, dr Herya Putra Dharma. Dalam sambutannya, Herya mengucapkan selamat datang kepada para relawan yang telah lolos seleksi. Lebih lanjut dia menyampaikan tugas-tugas yang akan dihadapi oleh para relawan khususnya dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan covid-19.

Pada hari pertama pelaksanaan orientasi, para relawan akan menerima beberapa materi dari para narasumber terkait tugas pokok fungsi. Adapun pemateri pada hari pertama yaitu, dr Herya Putra Dharma, Agustina Dwi Rahmawati, S.Psi, M.Psi, Sandra Tribuwono, A.Md, Shakti Argono, A.Md, dan Suwandi, S.Kep. Ns.

Di hari kedua, Selasa 19 Mei 2020, orientasi diisi materi dengan narasumber dr David Sp.P, Yohannes Kusuma Pribadi S.Kep.Ns,  Mohamad Jaelani S.Kep.Ns. dan Tutus Fibri Ajimas Budi S.Kep.Ns.

Orientasi relawan ini merupakan salah satu tahapan dalam penerimaan relawan tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan penanganan covid-19, yang telah dimulai pada tanggal 7 Mei 2020. Rekrutmen relawan tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan ini digelar untuk mengisi 11 formasi yang dibutuhkan dalam menghadapi keadaan gawat darurat pandemi covid-19 di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

Pada tahap awal seleksi administrasi 31 orang dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya dari total 41 orang pelamar. Untuk tahapan selanjutnya, tanggal 11 Mei 2020, sebanyak 27 orang dinyatakan lolos tes psikotes online.

Dari seluruh calon relawan yang dinyatakan lolos pada tahap psikotes, terdapat 2 orang pelamar yang akhirnya tidak melanjutkan tahap wawancara karena masih dalam proses karantina di Jakarta dan Surabaya.

Lebih lanjut, ketua panitia rekrutmen, Sri Rahayu SKM, M.MKes, menjelaskan bahwa pada orientasi hari kedua terdapat 3 orang calon relawan, kesemuanya dari formasi perawat, yang mengundurkan diri. Sehingga pada hari terakhir pelaksanaan orientasi tersisa 22 orang relawan yang melanjutkan kontrak menjadi tenaga kesehatan dan tenaga non kesehatan di RSUD Mardi Waluyo kota Blitar. (hum)