x
Dikirim oleh adminmardiwaluyo pada 24 July 2020

Carpal Tunel Syndrome (jepitan saraf di pergelangan tangan)

dr Novi Irawan SpS

 

            Carpal Tunel Syndrome (CTS) adalahpenyakit ini merupakan jepitan saraf tersering, dengan keluhan adanya nyeri, gringgingen atau tebal di pergelangan tangan/ telapak tangan menjalar ke jari tangan bahkan bisa disetai kelemahan terutama otot ibu jari sampai kesulitan menggengam. Pada kondisi kronis atau lama bisa terjadi pengecilan otot ibu jari (otot ibu jari menjadi dekok)  Bisanya penderita mengeluhkan saat tidur sampai terbangun karena keluhan nyeri, gringgingen atau tebal di pergelangan tangan/telapak tangan menjalar ke jari tangan. Keluhan ini lebih terasa saat penderitanya memegang sesuatu misal pegang HP, buku, setir motor, setir sepeda atau setir mobil, ataupun melakukan pekerjaan dengan tangan ( misal menumbuk bumbu/ hulek- hulek, memeras baju, menggunakan palu).

            Kelainan ini bisa disebabakan kelainan anatomis/ fisik (misal karena kegemukan, penyakit rematik, diabetes dan kehamilan)  dan atau penggunaan berlebihan pergelangan tangan (overuse) misal pada pekerja atau aktifitas yg menggunakan pergelangan tangan belebihan (penjual rujak karena hulek- hulek, melinting rokok, juru ketik, pekerja rumah tangga,  tukang  kayu/ bangunan, berkendara sepeda/ motor)

            Pengobatan dapat berupa:

  1. Mengubah  gaya hidup dengan menghindari aktifitas berlebihan pada pergelangan tangan atau jari – jari (misal menghindari pegang hp, buku, setir sepeda, setir mobil, hulek- hulek, memeras baju, menggunakan palu) atau aktifitas apapun yang dirasakan mengakibatkan keluhan makin memberat.
  2. Mengintirahatkan/ imobilisasi dengan menggunakan penyangga pergelangan tangan (wrist splint) dengan posisi pergelangn tangan lurus.
  3. Jika ke dokter, maka dokter biasanya memberikan obat anti radang/ anti nyeri, bisa dilakukan penyuntikan obat anti radang disekitar saraf yang terjepit, walaupun terapi utama adalah pembedahan/ operasi.

 

Oleh karena itu untuk menghindari penyakit ini dapat berupa menjaga berat badan jangan sampai gemuk, mengkotrol penyakit penyerta misal kencing manis dan menghindari aktifitas berlebihan pada pergelangan tangan misalnya nyetir sepeda/ motor/ mobil, hulek- hulek (penjual rujak), memeras baju, ataupun pekerjaan berlebihan pada tangan lainnya.

Jika ada keluhan seperti diatas dapat kontrol ke poli saraf RSUD Mardi Waluyo kota Blitar, dan selama pandemi Covid 19 maka seluruh pengunjung diwajibkan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak aman minimal 1 meter dengan orang lain, tidak bersentuhan/ tidak bersalaman, menghindari kerumunan dan sebelum masuk poli klinik harus melalai screening awal oleh petugas.